Sabtu, 11 Mei 2024

Penakut

 





Tidak tau kenapa hatiku saat ini sedang tidak baik-baik saja

Mood ku berantakan

Banyak masalah yang aku pun tidak tau bagaimana cara menyelesaikannya


Ceritaku dimasa lalu sedang menari-nari di pikiranku saat ini

Aku sedih,

Perasaanku selalu khawatir,

Aku takut..


Sebenarnya tuhan punya rencana apa kali ini?

Mengapa tuhan menciptakan aku di sini untuk apa?


Banyak luka di masa lalu yang masih terbuka dan tersimpan dengan rapih

Kejadian itu sudah sangat lama

Tapi kenapa aku selalu dihantui dengan hal itu?


Tak bisa kah aku hidup tenang?


Ketika ingin melakukan sesuatu, kenapa aku harus takut?

Takut orang-orang tidak menerima kehadiranku

Takut orang-orang tidak menerima ku disamping mereka

Takut orang-orang tidak suka denganku


Jika ku pergi pergi, apa mereka baik-baik saja? atau justru kehilanganku?


Aku sakit, bukan tubuhku. 


Tubuhku tak apa, 


Aku takut mereka menyesal jika menerimaku

Tapi apa mereka benar-benar menerimaku?

Atau hanya terpaksa?


Bisa jelaskan itu padaku?


Bolehkah aku pulang lebih cepat?

Tapi aku takut melewati jalan yang tidak semestinya.


Aku takut sendiri,

Tapi aku takut di keramaian.


Temani aku,

Setidaknya berikan aku satu lilin.


Beritahu aku bagaimana menjadi manusia yang bahagia.

Aku seorang pencari kebahagiaan begitu sulit menemukannya.


Ketika aku pergi,

Apa mereka mencariku? atau dengan cepat melupakanku?


Apa aku harus benar-benar pergi?

Agar beban mereka hilang satu


Pikiranku kacau.

Bolehkah aku menggambar?

Agar terlampiaskan

Walau tidak hilang


Aku takut

Bolehkah aku meminumnya?

Agar mengantuk

Aku takut kenyataannya bahwa aku memang sendiri


Jadi tolong izinkan aku melakukan itu semua

Aku janji akan melakukan itu ketika mereka mulai datang saja

Aku akan berhenti jika memang mereka menghilang


Jika memang mereka masih saja datang, 

Ikhlaskan aku untuk pergi bersama mereka



Aku, Kamu, dan Hujan kala itu

 






Niat ku pegi bersamamu selalu menjadi alasan untukk membuat cerita baru


Hujan kala itu menjadi scene favoritku


Di malam berhias bintang dan bulan,

Tiba-tiba angin dan air menyapa

Seakan sambutan yang diberikan pada kita


Aku tak marah

Aku pun tak kecewa


Hanya saja aku cukup terkejut

Awalnya aku ingin menikmati lampu kota,

Dan tujuan akhirku melihat langit dan pantai,

Entah mengapa menjadi beda tujuan


Tak apa, 

Setidaknya aku masih berdua dengan mu menikmati hangatnya soto daging kala itu


Hahhh...

Setelah di pikir-pikir aku mengerti alasan tuhan memberikan sambutan kecil itu


Mungkin agar aku bisa mempunyai alasan 

untuk pergi berdua denganmu lagi


Dan berikutnya..

Mari nikati malam dengan hiasan bintang dan bulan di tepi pantai!

Hanya aku, kamu, kita berdua saja.

Selasa, 12 September 2023

Merayakan

Selamat ulang tahun untuk diriku. 

Si manusia hebat, yang selalu berusaha untuk terlihat baik di depan banyak orang. 

Si manusia kokoh tapi runtuh ditengah kesendiriannya.

 Si manusia berisik tapi sunyi di tengah kesepiannya.


1 tahun umurmu bertambah, entah aku harus senang atau sedih mendengar nya. 

Waktu sangat cepat berlalu, banyak hal-hal yang terjadi dalam hidupmu. 

Senang, sedih, resah, dan gelisah pun sudah kamu lalui. 

Untuk diumur ini, harapan-harapanku sangat sederhana.


Terimakasih sudah berusaha hidup selama 23 tahun ini. 

Aku bersyukur masih dikelilingi orang-orang yang masih peduli denganku.

Jika orang lain sudah di fase semua aku dirayakan, tapi aku masih berharap semoga aku dirayakan. 


Umurku baru bertambah tapi doa ku sudah dari lama ku tulis. 

Semoga seseorang datang untuk merayakan apa yg aku capai, 

Semoga seseorang datang mencintai dan menerima apa yang ada di diriku, dan 

Semoga seseorang hadir untuk menyadarkan ku betapa beruntungnya aku sudah lahir di dunia ini.


Jika memang kesempatan ku untuk dirayakan tidak ada, 

setidaknya orang lain bisa merasakan bagaimana rasanya dirayakan. 


Walaupun begitu,

Aku akan selalu berhak untuk merayakan segala bentuk kesedihanku, amarahku, kegembiraanku. 


Dan mari hidup lebih lama lagi, 

setidaknya hidup ku beralasan untuk merayakan hadirnya seseorang.

Selasa, 29 Agustus 2023

Dimana Rumahku?

Aku tidak mengerti sebenarnya apa yang kamu lakukan saat ini. 

Melihatmu sangat jauh, 

Sampai aku sulit untuk menggapai mu. 


Bisakah kamu mendekat? 

Seperti dulu saat kamu masih disamping ku. 

Apa ada yang salah denganku? 

Sampai-sampai aku sulit mengejar mu. 


Adakah orang baru hingga kamu dengan mudah menggantikan ku? 

Kemana perginya janji mu yang katanya tidak akan pergi dariku? 


Apakah aku harus berusaha mengejar mu kembali ?

Atau aku harus melupakanmu?

Karena kamu tidak menginginkan ku lagi


Jawablah,

Hatiku tidak akan baik-baik saja jika terus seperti ini kejadiannya. 


Jika memang tidak menginginkan ku,

Setidaknya katakan saja.

Biar aku mencari rumah baru untuk ku pulang,

Karena kamu tidak ingin aku memperbaiki rumah yang sudah tidak baik-baik saja.



Aku, Kamu, dan Kita

 Hai.. ini saya bukan aku

Terdengar asing memang

Tapi inilah kenyataannya


Dulu,

Hanya kata nyaman dibenak ku

Seketika dunia hanya milik berdua


Terus terlihat tenang dimata

Seakan diriku hanya satu-satunya


Terngiang selalu kata-kata indah dari mu

Mulut ku seakan hanya tau tersenyum

Gila memang, tapi ini nyata


Sekarang..

Lihat lah, bahkan enggan untuk melihat

Seakan tak terlihat 


Yang dulu dari "Kita" menjadi "Aku" dan "Kamu"



Bercengkrama Dengan Langit Malam

 Aku datang untuk melihatmu

Dengan duduk dipinggiran pantai

Kau selalu menyambut ku 

Dengan indahnya warnamu

Dengan indahnya hiasanmu


Membicarakan tentang rahasiaku

Dan membicarakan tentang ku


Tentangku yang katanya baik-baik saja

Tentangku yang sepertinya selalu berusaha untuk baik-baik saja


Setelah aku selesai berbicara denganmu

Aku menyadari betapa menyenangkannya menjadi dirimu


Hanya mendengar tanpa perlu mencari solusi

Tidak perlu bersimpatik 

Hanya perlu mengeluarkan sedikit cahaya dan bintangnya

Aku sedikit terhibur karenanya


Harapanku sederhana

Semoga suatu saat nanti aku bisa seindah dirimu untuk menyenangkan dia

Aku bisa setenang dirimu untuk menenangkan dia


Karena pada dasarnya manusia hanya membutuhkan sesuatu yang membuatnya tenang

Tidak terburu-buru, hanya menenangkan. 

Yaa, hanya itu saja



Sajak Ku Tentang Mu

Tentang dimana rasa tenang ku datang saat melihatmu

Merasuki langsung jatuh ke hatiku

Dan seakan enggan hilang dirimu dalam ingatanku


Ditengah gelapnya malam

Kau datang bagaikan sejuknya angin 


Aku membutuhkanmu,

Walaupun kadang kau tak percaya diri akan dirimu


Datangnya dirimu,

Sebagai tanda bahwa kamu mampu,

Sekalipun semesta tak berpihak padamu


Usahamu selalu terlihat

Sekalipun banyak yang menghalangi untuk tidak menyapa


Diam mu disana

Sebagai alasan bahwa kamu selalu terlihat baik-baik saja


Peduli temanmu terlihat,

Walaupun tak sedarah


Ingatkan aku untuk menjadi dirimu


Selalu mendengar walaupun lelah mendengar,

Berusaha terlihat sempurna walaupun bentuk yang berbeda,

Berusaha bersinar walaupun gelapnya semesta 


Hadirmu selalu ku tunggu


Kamu diantara malam..